Hayooo siapa yang tahu ada apa
dengan hari ini?. Bukan ada apa dengan hari Senin ya. Namun, ada apa di setiap
tanggal 25 November?. Mungkin bagi kalian yang peduli atau bahkan hafal dengan
peringatan hari-hari besar di negara kita pastilah tau. Langsung saja, daripada
kalian nanti jengkel dengan tulisan saya.
Well, setiap tanggal 25
November PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) merayakan ulang tahunnya.
Notice that yang bisa merayakan ulang tahun itu tidak hanya secara personal.
Sebab setiap organisasi, ikatan, persatuan, komunitas, paguyuban dan
sebangsanya juga memiliki hari ulang tahun atau yang lebih gaul dengan kata anniversary. Waduh, kayak pasangan suami
istri saja ya hehe.
Masuk ke inti tulisan ini,
sebetulnya bagi kalian yang sedang memfokuskan kedua bola matanya ke arah
tulisanku ini. Bagaimana menurut kalian dengan bapak-ibu guru yang hampir 8 jam
kalian temui di sekolah (bagi yang SMA ya), dan bagi semua guru di setiap
jenjang pendidikan dari PAUD – TK – SD – SMP. Mungkin kalian pernah mencetuskan
statement yang kurang pantas bagi beliau. Seperti “guru iki lho gaenak rek nek
ngajar”. “guru iki ngajar ta ndongeng sih” dan masih banyak ungkapan lain yang
tak mungkin diceritakan semua. Nah, bagaimana perasaan kalian setelah
melontarkan kalimat-kalimat bernada jengkel dan penuh ketidaksukaan itu?.
Puaskah kalian atau malah merasa menyesal?. Lalu, apakah kalian juga memikirkan
perasaan mereka akibat perkataan kalian?. Cobalah kalian pikir, guru di sekolah
itu adalah sebagai pengganti orang tua kita di rumah. Jadi, bukankah tidak
sewajarnya kita membentak, mengecap, menciptakan masalah yang membuat nama baik
guru kalian tercemar. Tidakkah kalian mengerti.