Jan 16, 2015

Merengkuh Angkuh

Kalau ada gelar yang mendeskripsikanmu
Mungkin sudah kusematkan itu padamu
Disaat semua kehendakku berbisik lirih
Hanya kau yang tetap tegar memilih

Aku benci dengan pertengkaran ini
Harusnya bukan ini yang kuingini
Bergejolak dalam kesetiaan belenggu
Berambisi karena keinginan semu

Suatu hari nanti bila Tuhan murka padaku 
Aku mau dan sanggup menerima pengadilan akhiratku
Namun sebelum hari itu terjadi 
Izinkanlah diriku yang penuh hitam ini 
Merengkuh semua naif dan keegoisan diri
Yang mendarah daging dalam setiap DNA diri 
Merengkuh angkuh. . . . . 

(adfw)